Permintaan agregat

 

PERMINTAAN agregat
(Permintaan agregat adalah keseluruhan permintaan terhadap barang & jasa oleh pengguna dalam ekonomi.) Permintaan agregat menunjukkan hubungan antara keseluruhan permintaan terhadap barang-barang dan jasa sesuai dengan tingkat harga. Permintaan agregat adalah suatu daftar dari keseluruhan barang dan jasa yang akan dibeli oleh sektor-sektor ekonomi pada berbagai tingkat harga,Permintaan agregat dapat ditampilkan dengan menggunakan Kurva atau tabel yang menunjukkan berbagai jenis barang & jasa yang dibeli secara kolektif pada tingkat harga tertentu. Bentuk Kurva Permintaan Agregat (AD) & Kurva Permintaan Pasar adalah sama tetapi faktor yang menyebabkan Kurva tersebut bercerun negatif adalah berbeda.Faktor-faktor yang menyebabkan Kurva permintaan agregat bercerun negatif adalah:
a) Efek Kekayaan
– Biaya atau petunjuk yang dilakukan oleh pengguna tergantung pada kekayaan yaitu satu hubungan yang positif. (Kekayaan mengacu pada pemegangan uang, saham, obligasi, rumah serta asset fisik yang lain. Kekayaan yang dimiliki
dipengaruhi oleh tingkat harga)
b) Dampak Harga Bunga
– Efek harga bunga ditujukan karena perubahan tingkat haraga mempengaruhi harga bunga
– Efek ini mempengaruhi petunjuk & investasi
c) Efek Pembelian Asing (Ekspor & Impor)
– Jumlah ekspor & impor dalam suatu ekonomi tergantung pada harga Domestic & asing
5.1.1 Menerbitkan Kurva Permintaan Agregat (AD)
Kurva AD dapat diterbitkan dari model Biaya Agregat (AE). Permintaan Agregat (AD) adalah jumlah permintaan barang & jasa dalam ekonomi
5.1.2 Penentu Permintaan Agregat (AD)
Kurva AD menunjukkan hubungan negatif antara harga & jumlah. Perubahan harga akan menyebabkan perubahan permintaan agregat yaitu besaran keluaran agregat yang diminta. Antara komponen biaya agregat adalah Penggunaan (C), Investasi (I), Pengeluaran Pemerintah (G) & Sektor Asing (X – M)
a) Penggunaan (C)
– Biaya Penggunaan (C) dikaitkan dengan isi rumah
– Antara faktor yang dapat mempengaruhi petunjuk adalah:
i. Kekayaan Pengguna
– Ia melibatkan asset keuangan (obligasi & saham) & asset fisik (rumah & tanah)
ii. Prediksi Pengguna
– Ia lebih berfokus pada penghasilan benar
iii. Hutang Isi Rumah
– Pengguna yang banyak berhutang akan mengurangi ongkosnya karena uang atau penghasilan yang diperoleh akan digunakan untuk membayar hutang
iv. Pajak
– Ia adalah satu bocoran ke pendapatan pengguna
– Peningkatan harga pajak penghasilan akan mengurangi pendapatan dapat guna pengguna.
b) Biaya Investasi (I)
– Biaya investasi (I) terkait dengan perusahaan
– Perubahan pembelian barang modal & investasi-investasi lain akan menyebabkan transisi Kurva AD apakah ke kiri atau kanan
– Antara faktor perubahan investasi adalah:
i. Harga Bunga
– Peningkatan harga bunga yang disebabkan oleh faktor selain harga akan mengalihkan Kurva AD
ii. Prediksi Keuntungan dari Proyek Investasi
– Keuntungan yang tinggi dari suatu proyek adalah keuntungan kepada perusahaan
– Jika keuntungan yang tinggi dari proyek yang dijalankan, pihak perusahaan akan menambahkan investasi dari segi pembelian
barang modal
iii. Pajak Bisnis
– Merupakan suatu bocoran ke perusahaan
– Tarif pajak yang tinggi akan mengurangi keuntungan setelah pajak & akan mengurangi intensif untuk perusahaan
meningkatkan investasi
iv. Tingkat lebihan Kapasitas
– Ia berarti masih ada sumber-sumber produksi yang tidak digunakan
– Kelebihan kapasitas yang tinggi akan memperlambat permintaan untuk barang modal yang baru & mengurangi permintaan
agregat
v. Teknologi
– Penemuan teknologi baru dapat menghasilkan biaya investasi & meningkatkan permintaan agregat
c) Biaya Pemerintah (G) 
– Penyediaan fasilitas infrastruktur adalah untuk menjelaskan pengeluaran pemerintah.
– Jika pemerintah meningkatkan biaya untuk menyediakan infrastruktur melalui kebijakan anggaran mengembang, Kurva AD beralih ke kanan.
– Jika pemerintah menjalankan kebijakan anggaran menguncup pula, Kurva AD beralih ke kiri.
d) Biaya Ekspor Bersih
– Perubahan ekspor yang berhubungan dengan transisi Kurva AD adalah disebabkan oleh faktor selain harga.
– Antara faktor perubahan ekspor selain harga adalah:
i. Pendapatan Negara luar (asing)
ii. Harga devisa.
5.1.3 Transisi Kurva Permintaan Agregat (AD) & Modal Biaya Agregat (AE)
Perbelanjaan agregat terdiri dari petunjuk (C), investasi (I), pengeluaran pemerintah (G) dan ekspor bersih (X – M).
Jika terjadi perubahan dalam salah satu komponen tersebut, Kurva AD akan beralih dengan mengasumsikan tingkat harga adalah tetap.
(Jarak AD0 ke AD1 = DI xk, di mana k adalah kelipatan)

source : http://ballz.ababa.net/solidevice/dirilmubab5.htm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s